Allah telah menumbuhkan dalam hati orang tua rasa cinta, kasih sayang dan perhatian terhadap anak-anaknya. Seandainya bukan karena rasa cinta dan kasih sayang itu, niscaya mereka tidak akan sabar dalam mengasuh anak- anaknya. Hati yang kosong dari rasa cinta dankasih sayang terhadap anak-anak pertanda hati tersebut kasar dan keras. Sebaliknya, perlakuan dari hati yang kasar dan keras hanya akan menyebabkan anak-anak tumbuh dalam kubangan kebodohan dan kemalangan. Karena memang sudah jadi tabiat anak-anak sejak mereka dilahirkan sudah selalu memerlukan bimbingan, arahan, perhatian dan asuhan. Namun demikian, kasih sayang tidak akan memberikan manfaat apapun bagi perkembangan psikologi anak jika ia hanya tersembunyi dalam hati kedua orang tuanya. Oleh karena itu, kasih sayang harus di tampakkan kepada anak sesuai dengan tingkat perkembangan dan kondisi jiwa anak. Oleh karena itulah, praktek kasih sayang seperti ini kita temukan dalam diri Rasulullah SAW. Kasih sayang beliau kepada putra-putri dan cucu-cucunya merupakan teladan bagi semua orang tua. Riwayat-riwayat di bawah ini merupakan bukti betapa kebapakan Rasulullah SAW penuh dengan rasa cinta, kasih sayang, kelembutan, kebaikan, keramahan, dan penuh perhatian terhadap anak-anak. Bahkan rasa cinta yang beliau miliki sempat membuat orang tercengang dan bertanya-tanya. Ummul mukminin Aisyah RA berkata: “ Seorang Arab Badui pernah datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya (kepada Rasulullah SAW dan para sahabat): “ Apakah kalian biasa mencium anak-anak kami ?” Rasulullah SAW bersabda: “ Senangkah engkau bila Allah mencabut rasa kasih sayang dari dalam hatimu?” Dari Abu Hurairoh RA dia berkata: “ Rasulullah SAW pernah mencium Hasan dan Husein, sedang pada waktu itu ada Aqra ’ bin Habis At- Tamini. Aqra ’ berkata: “ Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh anak, namun aku tidak pernah mencium seorangpun dari mereka. ” Rasulullah SAW lalu memandang Aqra ’ dan bersabda: “ Barangsiapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi. ” Nabi SAW apabila putrinya Fatimah datang berkunjung, beliau selalu menyambutnya dengan ramah, lalu menciumnya dan berkata: “ Selamat datang wahai putriku !” Selanjutnya beliau mendudukanya di tempat duduk beliau. Kasih sayang Rasulullah SAW yang besar ini tidak hanya beliau berikan kepada putra-putri beliau, tapi juga baliau curahkan kepada cucu-cucunya bahkan kepada seluruh anak-anak sahabat. Utsman bin Zaid bin Haritsah berkata: ” Rasulullah SAW pernah mendudukan aku di paha beliau dan mendudukan cucunya, Hasan bin Ali KW, di paha beliau yang lain, kemudian beliau merangkul kami seraya berdoa: “ Yaa Allah, sayangilah keduanya karena aku juga menyayangi keduanya. ” Buraudah RA berkata: “ Ketika Rasulullah SAW sedang berkhutbah di hadapan kami (para sahabat), Hasan dan Husein yang saat itu mengenakan pakaian merah datang berjalan , lalu keduanya terjatuh. Rasulullah SAW turun dari mimbar, lalu mengangkat keduanya dan meletakan keduanya dihadapan beliau ” . Beliau bersabda:“ Maha benar Allah yang berfirman: Sesungguhnya harta-harta dan anak-anak kalian hanyalah merupakan cobaan (bagi kalian). “( QS. At Taghaban: 15). Abu Qatadah berkata: “ Rasulullah SAW pernah keluar menemui kami sambil memanggil Umamah binti Abdul ‘ Ash (cucu beliau) , kemudian beliau shalat mengimami kami. Ababila ruku ’ , beliau meletakan cucunya, dan bila beliau berdiri, beliau gendong lagi.” Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah menjulurkan lidahnya kepada Hasan bin Ali KW sampai terlihat kemerahan lidahnya. Maka Hasanpun segera mendekati kakeknya itu. Beliau juga pernah menemui orang-orang Nashar, lalu anak-anak mereka mengelilingi beliau. Beliau pun lalu menyapa mereka, mengusap kepala mereka dan mengucapkan salam untuk mereka. Semua riwayat di atas menunjukan betapa besarnya kasih sayang beliau terhadap semua orang, agar menjadi pelajaran dan contoh bagi para orang tua. Anas bin Malik berkata: “ Kami bersama Rasulullah SAW pernah menemui Abu Saif Al-Qoin. Dia adalah ayah susu Ibrahim (putra Nabi SAW). Rasulullah SAW mengambil Ibrahim, lantas mengecup dan menciumnya. Ketika Ibrahim mengalami naza’ , kedua mata Rasulullah SAW meneteskan air mata. Abdurrahman bin Auf bertanya: “ Apakah Engkau menangis juga ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “ Wahai Ibnu Auf, tetesan ini adalah bukti adanya rasa kasih sayang yang mendalam.” Selanjutnya beliau bersabda: “ Mata boleh meneteskan air mata dan hati boleh bersedih, namun kita tidak boleh bersedih dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak di ridhai Allah SWT. Sungguh kami sangat bersedih atas kepergianmu, Wahai Ibrahim. ” Bertepatan dengan wafatnya Ibrahim, Allah menghendaki terjadinya gerhana matahari. Para sahabat pun menyangka bahwa gerhana matahari itu terjadi karena kematian Ibrahim, tetapi Nabi SAW yang sedang berduka karena putranya bersabda: “ Sesungguhnya matahari dan bulan termasuk dari sekian tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat terjadinya gerhana, berdoalah kepada Allah dan laksanakan shalat, sampai ia terang kembali. ” Seorang penyair Nashrani bernama Ilyas Qishal tercengang dengan sikap Nabi dalam menjelaskan gerhana ini. Dia amat kagum terhadap kejujuran beliau yang tidak mengambil keuntungan pribadi sebagaimana oportunis dan para pembohong. Ada yang mengatakan bahwa Ilyas Qishal ini masuk Islam, lalu mengungkapkan syair yang berisi pujian terhadap Nabi: Aku selalu mengenangmu, wahai Nabi yang banyak mendapatkan duka dan derita. Engkau merasa iba tatkala Ibrahim menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia yang sangat muda tanpa sempat menginjak masa remaja. Aku kesampingkan apa yang dikatakan para sahabat tentang dirimu. Karena dipelupuk matamu mengalir air mata karena kepergianya. Saat itu sebenarnya merupakan kesempatan baik yang bisa di politisir oleh seorang yang mengakui dirinya Nabi. Namun Engkau menunjukan perbuatan Engkau sendiri yang disertai dengan bukti- bukti. Sekiranya risalah yang Engkau sampaikan bukan untuk menjelaskan kebenaran, niscaya kebenaran akan tertukar dengan kebatilan. Demikian figur Rasulullah SAW sebagai seorang Ayah. Beliau adalah teladan bagi para Ayah dalam menghadapi kelahiran dan kematian anak. Beliau sangat gembira ketika anaknya yang bernama Ibrahim lahir dan juga begitu tabah dan sabar ketika Ibrahim meninggal. Meskipun beliau sedih dan meneteskan air mata, beliau tidak mengungkapkan kesedihanya, kecuali dengan kata-kata yang diridhai Allah SWT.

RASULULLAH SAW SEBGAI AYAH YANG PALING PENYAYANG
KEPRIBADIAN RASULULLAH SAW ADALAH ALQUR 'AN
Keperibadian Rasulullah saw. Adalah Alqur 'an Ditanyalah Aisyah; istri Rasulullah SAW bagaimana keprbadian Rasulullah SAW, menjawablah Aisyah; pribadi Rasulullah SAW adalah Alqur'an. Selain istri, sahabat yang di tanyakan bagaimana pribadi Rasul. Musuh rasul pun tidak luput dari pertnyaan itu, bagaimana kelemahan Rasul, menjawablah musuh rasul tidak ada kelemahan yang terlihat bagi musuh saya ungkap musuh Rasul. Secara garis besar ada beberapa Pribadi Rasul yang patut dicontoh dan tiru diantaranya: 1. Jujur, Rasul sangat memegang teguh kejujuran. Dari kecil hingga dewasa, Rasul sangat bisa dipercaya oleh sahabat dan rekan bisnisnya. Sehingga mendapat gelar Al-Amin yaitu Orang yang terpecaya. Sebagai siswa kita harus memegang prinsip kejujuran karna membuat hati tenang. Siswa yang sering berdusta hatinya tidak akan menjadi tenang dan gundah. 2. Pemaaf, selain jujur pribadi yang perlu dicontoh adalah pemaaf yang membuat musuh-musuhnya masuk Islam dikala Rasul ingin dibunuh namun niat tersebut gagal berkat pertolongan Allah SWT, Rasul menolongnya dengan kasih sayang, sehingga musuhnya sebagian masuk ke akidah Islam. Di dalam penelitian dokter di India yaitu bahwa orang yang suka memaafkan atau tidak pemarah akan mengurangi resiko penyakit jantung ini terbukti oleh sebagian pasien yang terkena penyakit jantung di India. Islam adalah agama yang sehat karena itu seorang orientalis barat; Wiliam dalam penelitianya mengenai Islam. Bahwa Islam agama yang sehat, sehingga menjadikan dirinya masuk Islam. Subhanallah. Islam memang agama yang luar biasa. Bahkan dalam buku yang beredar luas seperti gerakan sholat adalah olahraga yang bisa menyehatkan jiwa raga manusia. 3. Rendah Hati, kepribadian yang dimiliki Rasul seperti rendah hati membuat Rasul tidak pernah merasakan sakit yang luar biasa kecuali sakit menjelang wafatnya. Rendah hati adalah pribadi yang sangat disukai banyak orang. Lawan rendah hati adalah sombong seperti setan. Sesungguhnya sombong pakaian Allah SWT. Semoga kita semua diberkahi Allah SWT dan bisa menjadikan pribadi Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari yang membuat diri ini bahagia dunia akhirat. AAMMIN, Insya alloh SALAM UKHUWAH
RINTIHAN TAUBAT
Maafkanlah segala kekuranganku .
Engkau Maha tidak memerlukan dari menyiksaku. Karena sesungguhnya semua dosa-dosa ku
tidak merugikan-Mu. begitu pula semua ketaatanku tidak menguntungkan-Mu
“Yaa Allah..., pindahkan aku dari hinanya maksiat kepada kemuliaan Taat !
Ya Allah, Walaupun aku begitu
jauh dari hamba-hamba Mulia
Pilihan-Mu, Hamba Mohon …
kokohkanlah kakiku untuk
melangkah dijalan-Mu … Kokohkan Jiwa dan hati-ku untuk menggapai Ridha-Mu, Kokohkan Iman-ku sampai akhir nanti …
YA ALLAH Yang Maha Mulia,
muliakanlah kami dengan ketakwaan …
Ya Rabb Aku bersimpuh dihadapan-Mu Aku memohon dengn kemulian-Mu atas kehinaanku agar engkau mengasihiku Aku memohon dengan
kekuatan-Mu atas kelemahanku
Ketidakbutuhan-Mu atas ku dan Kebutuhanku atas-Mu Inilah wajah yang pembohong dan pendosa
dihadapan zat-Mu Hamba-MU selainku banyak, sedang aku tidak memiliki Tuhan selain-Mu Tak ada tempat kembali Tak ada yang bisa
menyelamatkan ku Selain penyelamatan dari MU Aku memohon dengan permohonan orang miskin Aku berzikir kepada-Mu dengan zikir orang yang
rendah hati dan Hina Aku memohon kepada-Mu dengan permohonan orang yang takut dan sakit Sebuah permintaan dari
orang yang dirinya merendahkan diri pada-Mu Saat ini aku mengadu pada-Mu Merintih di haribaan-Mu
Untuk hatiku yang kelam …Untuk Jiwaku yang sakit…Untuk dosa-dosaku dimasa lalu, sekarang dan yang akan datang
Ya Rabb…Ampuni dosa-dosaku
Bersihkan hati ini…. Sucikan jiwa ini… Tentramkan batin ini…
Singkapkan tabir antara Engkau dan Aku ..
Ya Allah …Aku takut…. Aku Gamang
tentang masa depanku… Aku tidak kuat azab-Mu Bila kelak hari perhitungan itu datang Saat Engkau menegakkan keadilan-MU
Bagaimana aku menghadap-MU?
Bahu ini tidak akan sanggup memikul dosa-dosa Akibat kezalimanku
Yaa Rabb… Andai waktu masih ada
Di sisa usia ini ….Aku bertobat
pada-Mu Agar ringan kaki melangkah Menghadap-Mu Aku ingin Engkau trsenyum Mnyambutku .Merangkulku dengan kasih-Mu … Membelaiku dengan Cinta-Mu Merindukanku seperti saat ini aku Merindukan-Mu
Senyuman dari Sang Maha Pengasih
Ya Rabb Hamba kembali….Hamba kembali ke jalan-Mu
YA ALLAH… Tuhanku, sungguh
dosa-dosaku hari ini dan hari yang telah lalu berlimpah. Hamba tidak kuasa menghitung dan menjumlahkannya Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar dan tidak pula tabah atasnya. Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba Jangan biarkan hamba
merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)
“Ya Tuhanku , tak layak bagiku
menghuni surga Firdaus-Mu, nmun aku tak kuat bila menempati neraka Jahim. Maafkanlah semua
kesalahanku dan ampunilah semua dosaku karena hanya Engkaulah yang mengampuni dosa-dosa yang
besar dan yang kecil.
Ya Allah Seandainya ini adalah hari terakhir hidup-ku maka terimalah taubat-ku ini karena begitu banyak dosa yang telah kulakukan
اَنَّبَر
اَنِتآ يِف
اَيْنُّدلا
ًةَنَسَح
يِفَو
ِةَرِخآلا
ًةَنَسَح
اَنِقَو
َباَذَع
ِراَّنلا
Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta
selamatkanlah kami dari siksa
neraka. (QS. Al-Baqarah: 201).
API DI GUNUNG AIR DI LAUT
Pada hari kiamat keluarlah dari neraka Api sebesar gunungMenuju sasaran umat MuhammadRasulpun tidak berkuasa menolaknyaLalu beliau minta pertolongan jibril "Hai jibril Tolonglah aku menghadapi api Yang akan membakar umatku" Lalu oleh jibrilDiberinya segelas airUntuk disiramkan diatas apiYang sedang mengamuk itu Padamlah api seketikaHanya karena segelas air Rasul bertanya kepada jibril"Air apakah itu, hai jibril?" "Itu adalah air mata umatmu yang menangisKarena takut kepada AllahYang aku simpan atas perintah AllahUntuk sewaktu-waktu engkau membutuhkanGuna memadamkan apiYang akan membakar umatmu (Mau'idhah) (MIF Baihaqi, diluar mahkamah akal) *** Air Mata Pemadam Api Neraka Ya Allah ! Ya Tuhanku Jadikanlah air mataku di waktu takut dengan-Mu Pemadam api neraka-Mu Jatuhnya air mataku menggugurkan segala dosa-dosaku Tuhan ! Kalau bukan dengan rahmat-Mu Aku tidak akan selamat Kalau bukan kemaafan-Mu Aku tidak terlepas daripada azab Aku lemah, bantulah aku Nafsuku serakah Bantulah aku bermujahadah selalu Syaitan yang menipu dayaku Lindungilah aku darinya Jalan kesesatan terlalu banyak Ada yang jelas Ada yang samar-samar Kalau bukan pimpinan-Mu Aku tersesat jalan Pimpinkanlah aku selalu Agar aku selamat menuju-Mu
Ketika aku sedang jatuh cinta
Aku lupa Saat mulutku terlalu banyak bicara Orang-orang di sekitarku terluka Ya ilahi Robbi.. Harusnya kutahu diri Saat kesombongan merasuki Mereka jadi benci
Harusnya ku cekatan Saat orang butuh pertolongan Sebaliknya, aku justru tak mau direpotkanYa Allah…
Aku sering naif merasa diri paling baik Hingga orang bilang aku gak asyikYa Robbi…
Ketika ada yg berprestasi Aku berlaku dengki.. Tak terima dan sakit hati. Kini.. Telah lama wajahku mati Tak pernah ramah dan senyum lagiYa Robbi..
Bagaimana bisa ku meraih cinta Sedangkan aku selalu bermuram durja Kasar dan angkuh jika bicaraYa Allah.
CintaMu agung dan memenuhi seisi bumi Ku takkan berharap cinta selain dari-Mu ilahi Robbi Berharap cinta manusia menjadikanku lelah menantiKusadari…
Karena cintaku pada-Mu Aku akan berbagi Tidak perduli walau mereka tak balas budi Aku akan tetap memberi sepenuh hati Ya Allah… Pemberian air tuba Kan ku coba balas dengan air susu Mudahkanlah ku berbagi cinta-Mu Dan telah kuyakini Itulah jalan terindah dalam hidup ini…Ya Robbi..
Sesungguhnya tak ada urusan di dunia ini selain dengan-Mu Kuterlahir karena-Mu Kuhidup karena-Mu Dan kumati hanya untuk-Mu..Ya Allah…
wisata Sumenep
Tandus dan panas. Sepertinya itulah kesan pertama yang didapat para pelancong, begitu mendengar nama Pulau Madura disebut.
Anggapan ini berlaku terutama bagi warga luar daerah yang belum pernah datang ke sana. Madura memang gambaran masyarakat bertemperamen keras, memiliki budaya karapan sapi dan carok . Tipologi tanah tandus dan udara panas itu, kian mngesankn Madura sebagai pulau yang tak punya pepohonan hijau dan panorama alam yang elok dipandang mata. Anggapan tersebut tidk seutuhnya benar.
Pulau trbesr di Provinsi Jawa Timur ini memang tandus dan panas. Nmun, ini tak berarti Pulau Madura tidak memiliki potensi wisata yang mempesona. Bila tak percaya, datanglah ke daerah paling timur.
...........”Pulau Garam”.........
tepatnya Kabupaten Sumenep. Daerah ini memiliki ragam objek wisata, khususnya pantai dan kepulauan nan indah Kabupaten Sumenep memiliki luas wilayah
2.000 kilometer persegi yg terbagi dua bagian, daratan seluas 1.147 kilometer persegi (17 kecamatan) dn kepulauan seluas 853 kilometer persegi. Jumlah pulau yang dimiliki sebanyak 76 buah dn luas perairan sekitar 50.000 kilometer persegi. Yang terakhir inilah yang menjadi primadona wisata Sumenep. Pulau-pulau kecil itu, bak untaian mutiara, merekat Indonesia menjadi negara kepulauan nan indah.
Deretn pulau di timur Pulau Madura bak gadis berbanjar menari ini disebut Kepulauan Kangean. Julukan tersebut karena barisan pulau yang paling besar adalah Kangean. Selain itu masih ada lagi Pulau Sapudi, Raas, Puteran, Genteng, Gili Iyang, dan Pulau Raja. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyebut kawasan kepulauan tersebut sebagai objek wisata Island Resort. Objek wisata itu menawarkan birunya laut yang jernih, lekuk pantai dan terumbu karang yang sudah mati menjadi batuan, serta kesunyian yang menenangkan. Semua itu bisa dinikmati dengan biaya relatif murah. Menjelajah kepulauan tersebut tidaklah sulit. Karena puluhn kapal angkutan pnumpang bisa mengantarkan kaum pelancong ke sana setiap saat. Kapal dan perahu itu bisa kita dapatkan di Pelabuhan Kalianget, sekitar 12 kilometer arah timur Kota Sumenep.
Kapal feri dari Kalianget menuju Pulau Sapudi dan Kangean, misalnya, dalam sehari terdapat empat kapal yang beroperasi pulang pergi (PP). Sekali naik tarifnya hanya Rp 5.000 per orang. Namun, jika pelancong akan mendatangi banyak kepulauan di sana, mereka bisa menyewa kapal sendiri. Tentu tarif menyewa kapal itu cukup besar, bisa Rp 1 juta sekali layar. Dari Pelabuhan Kalianget, pulau- pulau yang menjadi tujuan kaum wistawan itu hanya cukup ditempuh empat jam pergi- pulang. Pada umumnya para pelancong tidak hanya sekadar menginjakkan kaki semata di pulau-pulau tersebut. Mereka acap mlihat geliat warga kepulauan, panorama alam, dan mencari buah tangan. Yg unik dan menarik, buah tangan dari Pulau Kangean misalnya, adlah ayam bekisar dan ukiran kayu jati. Ayam bekisar adalah hasil penyilangan antara ayam hutan (jantan) dan ayam kampung (betina). Jenis hasil penyilangan memiliki keturunan yang menarik. Tubuhnya lebih besar dari ukuran ayam kampung dan warna kulit hitam kebiru-biruan, malah kadang kemerah- merahan. Di bulu pada lehernya terdapat lurik warna hijau berpadu kekuning-kuningan. Eksotik. Keelokannya fauna inilah yang kemudian mendorongnya ditetapkan sebagai maskot Pemerintah Provinsi Jatim. Harga seekor ayam bekisar di Kangean hanya Rp 25-35 ribu. Namun bila ayam itu sudah berada di Surabaya, harganya pun bisa mencapai Rp 100 ribu lebih.
”Biasanya pelancong suka datang di Kangean membawa oleh-oleh ayam bekisar, ” masih papar petugas pelabuhan. Namun mereka lebih banyak menikmati panorama alam pulau-pulau tersebut. Di Taman Laut Pulau Mamburit, pelancong bisa menikmati taman laut yang beragam dan masih asli. Di tempat ini, wisatawan yang berhobi menyelam bisa sepuasnya menikmati dasar laut. Dengan dukungan angin yang cukup kuat dari kisaran Laut Jawa, pantai ini secara kontinyu dipergunakan wind surfing berskala nasional maupun internasional.
Panorama serupa juga terdapat di Taman Laut Pulau Gililabak. Pulau Gililabak terletak di sebelah tenggara Pelabuhan Kalianget, di antara Pulau Giligenting dan Pulau Puteran. Perjalanan menuju pulau ini bisa ditempuh sekitar satu jam, dengan memakai perahu motor melewati sela-sela bagan penangkapan ikan. Taman laut ini juga acap dijadikan ajang olahraga bahari, selam dasar (snorkling/diving) dan selam profesional (scuba diving)Brwisata d Sumenep tentu tidak bisa ditempuh hanya sehari. Sebab pelancong harus menyusuri laut menuju deretan kepulauan ini. Setelah lelah naik kapal menyusuri kepulauan,
pelancong bisa beristirahat di sejumlah penginapan dan hotel di Kota Sumenep. Kemudian bisa melanjutkan menikmati wisata darat, yakni Masjid Agung, Keraton (keduanya berada dalam kota), situs Asta Tinggi, Pantai Slopeng, dan Pantai Lombang. Khusus untuk objek wisata pantai, selama ini yang acap didatangi pelancong adalah Pantai Lombang. Pantai ini terletak di Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang, sekitar 30 kilometer arah selatan Kota Sumenep. Di sepanjang perjalanan dari Sumenep menuju Lombang, mata pelancong akan disapa oleh gugusan gunung kapur dan tanah merah yang tandus. Di hari libur objek wisata ini didatangi banyak pengunjung. Ia memiliki hamparan pasir putih sepanjang 12 kilometer.
Pada pinggiran hamparan pasir berhiaskan tumbuhan pohon
............”cemara udang”............
sebagai tanaman yang hanya ada di Indonesia dan Cina, sehingga membuat teduh dan nyamn pantai itu. Smua objek wisata di Sumenep ini terbilang masih alami. Belum mendapat sentuhan secara optimal sebagai tempat wisata. *JS*
menjaga lisan
Dari Mu'az bin Jabal radhiallhuanhu dia berkata: Saya berkata :
Ya Rasulullah,
beritahukan saya tntang prbuatan yang dapat memasukkan saya ke dalam surga dan menjauhkan saya
dari neraka, beliau bersabda:
Engkau telh bertanya tentang sesu atu yg besar, dan perkara trsebut mudah bagi mereka yg dimudahkan
Allah ta'ala,: Beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikit pun, menegakkn shalat, menunaikn zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji. Kemudian bliau (
shollallohu 'alaihi wa sallam brsbda:
Maukah engkau aku beritahukan tentang pintu- pintu surga ?; Puasa adalah benteng, Sodaqoh akan
mematikan (menghapus) kesalahan sebagaimana air mmatikan api, dan shalatnya seseorang di tengah malam (qiyamullail), kemudian beliau mmbacakn ayat (yg artinya): Lambung mereka jauh dari tempat
tidurnya ….
Kemudian beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan pokok dari segala perkara, tiangnya dan
puncaknya ?, aku menjawab:
Mau ya Nabi Allah. Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad. Kemudian beliau bersabda:
Maukah kalian aku beritahukan sesuatu (yang jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu ?, saya berkata : Mau ya Rasulullah.
Maka Rasulullah mmegang lisannya lalu bersabda: Jagalah ini (dari
perkataan kotor/buruk). Saya
berkata:
Ya Nabi Allah, apakah kita akan dihukum juga atas apa yang kita bicarakan?,
beliau brsabda: Ah kamu ini, adakh yang menyebabkan seseorang terjungkel wajhnya di neraka atau sabda beliau : diatas hidungnya- selain buah dari yang diucapkan oleh lisan- lisan mereka . (Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih)
-
CARA MANDI RASULULLAH SAW - Yang diajarkan oleh Baginda... 1. Bermula dari segayung siram di telapak kaki. 2. Segayung di betis. 3. Segayung di paha. 4. Segayung di perut. 5. Segayung...
-
BERBAGI CINTA DAN ILMU UNTUK KITA DAN SAHABAT - Sering Share Ilmu Bukan Untuk “Sok Alim” Tetapi Berharap Pahala Dakwah... Tetap semangat berdakwah, mungkin tidak disangka, satu share ilmu dan faidah t...
-
SURAH AL-FATIHAH - بِسمِ اللَّهِ الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ *﴿١﴾* الحَمدُ لِلَّهِ رَبِّ العٰلَمينَ *﴿٢﴾* الرَّحمٰنِ الرَّحيمِ *﴿٣﴾* مٰلِكِ يَومِ الدّينِ *﴿٤﴾* إِيّاكَ نَعبُدُ وَ...
-
Label
Sahabat titip senyum qu yaa.. Jika suatu saat kita bertemu, ku akan mengambilnya kembali, kemudian memberikannya lg untukmu, dengan penuh ke ikhlasan...
Lewat seorang sahabat yang
mulia yaitu Sa'ad bin Abi Waqash
radhiyallahu anhu, beliau
berkata:
Pada saat kami bersama
Rasulullah shalallahu alaihi
wassalam beliau bersabda:
''Apakah seseorang diantara
kalian tidak mampu untuk
mendapatkan 1000 kebaikan
dalam sehari?'' Maka salah
seorang yang duduk diantara
kami bertanya: ''Bagaimana
salah seorang diantara kami
mendapatkan 1000 kebaikan?''
Beliau bersabda: ''Bertasbih 100
kali, niscaya ditulis baginya 1000
kebaikan atau dihapus darinya
1000 kesalahan'' - (Hadist Shahih
Riwayat Muslim).
ke lintasan
*** PENCIPTA'AN LAUTAN~SUNGAI
*** PENCIPTA'AN SELURUH LAPISAN LANGIT
*** GALAXY BIMA SAKTI
*** PENCIPTA'AN MALAIKAT
*** PENCIPTA'AN JIN KISAH SYETHAN
*** PENCIPTA'AN NABI ADAM AS
*** KISAH DUA ANAK ADAM
*** WAFATNYA ADAM ALAIHISSALAM
*** KISAH NABI IDRIS ALAIHISSALAM
*** KISAH NABI NUH ALAIHISSALAM
*** KISAH HUD ALAIHISSALAM
*** KISAH NABI SHALIH ALAIHISSALAM
*** KISAH NABI IBRAHIM ALAIHISSALAM
*** KISAH NABI LUTH ALAIHISSALAM
*** KISAH NABI SYU'AIB ALAIHISSALAM









Jakarta 
